Friday, 11 November 2016

Makalah Jaringan Wireless Dan Terminal

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan ke-hadirat Allah SWT, karena telah memberikan petunjuk pada penulis sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Makalah ini membahas jaringan Wireless dan jaringan Terminal dari mata kuliah pengantar telematika.
Makalah yang diselesaikan tidak luput dari kekurangan pemahaman dan kesalahan pengetikan, untuk itu penulis berharap pembaca memberikan kritik dan saran untuk kesempurnaan makalah ini.
  Bekasi, 9 November 2016


Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Jaringan Wireless sudah bukan hal yang canggih sekarang ini. Sudah banyak pengaplikasian jaringan wireless pada kehidupan kita sehari-hari. Sebagai contoh penggunaan jaringan wireless pada remote control untuk barang Elektronik (Televisi, AC), Telepon Selular, Jaringan Internet yang terhubung dengan komputer dan GPS.
Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.

        1.2. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk membahas mengenai Jaringan Nirkabel Dan hal-hal lain mengenai jaringan Nirkabel.



BAB  II
PEMBAHASAN

                                      2.1. Sejarah Jaringan Wireless
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine. Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access.
Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit / s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir.
Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi. Modem ini memiliki kecepatan data yang diberikan atas perintah ratusan kbit/s.
Generasi ketiga modem nirkabel ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan data tingkat atas perintah Mbit / s. Beberapa perusahaan yang mengembangkan produk-produk generasi ketiga dengan kecepatan data diatas 1 Mbit / s dan beberapa produk sudah diumumkan oleh waktu pertama IEEE Workshop on Wireless LAN. 

2.2. Cara Kerja Jaringan Wireless
Untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Ada 3 komponen yang dibutuhkan agar komponen-komponen yang berada dalam wilayah jaringan wireles bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, komponen-komponen tersebut adalah :
·         Sinyal Radio (Radio Signal)
·         Format Data (Data Format)
·         Struktur Jaringan atau Network (Network Structure)

Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
·    Physical Layer (Lapisan Fisik)
·    Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
·    Network Layer (Lapisan Jaringan)
·    Transport Layer (Lapisan Transport)
·    Session Layer (Lapisan Sesi)
·    Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
·    Application Layer (Lapisan Aplikasi)

2.3. Fungsi Jaringan Wireless Nirkabel
Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu Anda menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun, di rumah Anda atau di kantor. Namun, kebanyakan jaringan nirkabel menggunakan router nirkabel, yang lumayan mahal. Jika Anda memiliki lebih dari satu komputer, Anda dapat mengkonfigurasi jaringan nirkabel tanpa membeli router nirkabel dan dapatlah kita sedikit menghemat biaya.
Dalam sebuah jaringan nirkabel tradisional, sebuah router nirkabel bertindak sebagai base station, mirip dengan stasiun pangkalan untuk telepon tanpa kabel. Semua komunikasi nirkabel melalui router nirkabel, yang memungkinkan komputer terdekat untuk terhubung ke Internet atau terhubung satu sama lain. jadi dalam hal ini, sebuah komputer dengan wireless cardnya di sulap manjadi router, istilahnya jadi pemancar seperti layaknya router biasa.
Jaringan nirkabel ad hoc lebih cara kerjanya  seperti walkie-talkie, karena komputer berkomunikasi langsung dengan satu sama lain.  Dengan mengaktifkan Internet Connection Sharing pada salah satu komputer, Anda dapat berbagi akses internet. Jaringan ad hoc tampaknya merupakan alternatif lain tanpa menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:
·    Jika komputer yang terhubung ke internet ditutup, semua komputer yang merupakan        bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses Internet mereka.
·    Untuk menghubungkan ke Internet, komputer harus memiliki sambungan jaringan kabel.
Untuk menghubungkan komputer Anda ke Internet menggunakan jaringan ad hoc nirkabel,ikuti langkah-langkah berikut:
Aktifkan Internet Connection Sharing pada komputer yang tersambung ke Internet. Anda dapat melewatkan langkah ini jika Anda tidak perlu mengakses Web.
  ·         Set up ad hoc jaringan nirkabel pada komputer yang tersambung ke Internet.
  ·         Tambahkan komputer Anda yang lain ke jaringan nirkabel.



BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Jaringan Wireless dapat ditemukan di beberapa perangkat elektronik yang sering kita gunakan. Sebagai contoh pada remote control untuk barang elektronik (Televisi, AC), Telepon Selular, Jaringan Internet yang terhubung dengan komputer dan GPS.
Agar komponen-komponen yang berada dalam wilayah jaringan wireles bisa sukses dalam mengirim dan menerima data dibutuhkan 3 komponen berupa Sinyal Radio (Radio Signal), Format Data (Data Format), Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).

3.2. Saran
Adapun saran dari penulis adalah apabila ingin menggunakan jaringan Nirkabel untuk komputer ataupun perangkat lainnya, sebaiknya menggunakan sistem pengamanan yang dapat melindungi komputer atau perangkat dari hal-hal yang tidak diinginkan dari serangan-serangan yang telah dibahas dalam pembahasan diatas, agar komputer kita dapat terlindungi dengan baik.


Daftar Pustaka  > http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_nirkabel
https://sofiaribowo.wordpress.com/2015/01/21/jaringan-wireless-jurnal/

Wednesday, 12 October 2016

Definisi Telematika, Dan Arsitektur Telematika

Saya akan menjelaskan definisi Telematika dan Arsitektur Telematika

  1. Definisi Telematika
  Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Pertama kali istilah Telematika digunakan di Indonesia adalah pada perubahan pada nama salah satu laboratorium telekomunikasi di ITB pada tahun 1978.
Cikal bakal Laboratorium Telematika berawal pada tahun 1960-an. Sempat berganti-ganti nama mulai dari Laboratorium Switching lalu Laboratorium Telekomunikasi Listrik. Seiring perjalanan waktu dan tajamnya visi para pendiri, pada tahun 1978 dilakukan lagi perubahan nama menjadi Laboratorium Telematika. Ketika itu, nama Telematika tidak sepopuler seperti sekarang. Pada tahun 1978 itulah, di Indonesia, istilah Telematika pertama kali dipakai.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
  • Fungsi Telematika

  Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
  1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
  2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

  • Perkembangan Telematika

 Sejarah Perkembangan Telematika Di Indonesia

  Di zaman pra-sejarah, manusia mengkomunikasikan pikiran, pengetahuan, dan gagasannya ke lingkungan sosialnya secara verbal. Dan dalam beberapa kasus, dengan menggunakan simbol-simbol material berupa ukiran pada batu, dinding gua, dan lain sebagainya. Komunikasi tertulis yang mula-mula dikembangkan memungkinkan informasi untuk disimpan dan dibaca oleh orang-orang lain di waktu-waktu kemudian. Penyimpanan dan pengalihan informasi melalui teknologi umumnya berlangsung secara lamban, mahal, dan membutuhkan banyak tenaga.
Dengan ditemukannya teknologi cetak (printing technology), informasi dapat dialihkan ke lebih banyak orang, di wilayah yang lebih luas, dan dengan biaya yang lebih murah. Di peralihan millennium sekarang ini, perkembangan media elektronik, mencakup radio, televise, dan telepon, telah memungkinkan penurunan waktu pengalihan informasi secara dramatik.

Teknologi Telematika Bidang Telekomunikasi antara lain
:

  1. Pager : Alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa digit saja.
  2.  Handphone : Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Sistem operasi yang digunakan adalah android dan android itu sendiri adalah sistem operasi untuk telepon selular yang berbasis linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

Teknologi Telematika Bidang Transportasi

  Salah satu produk transportasi yang menerapkan layanan telematika adalah Toyota. Karena menyadari semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk mencapai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan disalah satu produksinya yang memiliki layanan navigasi yang menyediakan informasi dan peta lengkap lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer.

Teknologi Telematika di PemerintahanE-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistic, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

  • Tren Kedepan Telematika

  Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memori dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop Ubuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya.

Pada akhirnya, era robotic akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

  • Arsitektur Telematika

  Istilah arsitektur dapat diartikan sebagai perancangan atau desain dari sebuah aplikasi, atau dimana suatu komponen membentuk suatu sistem yang diolah dan dilokalisasi agar dapat saling berinteraksi. Arsitektur telematika adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi yang dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi komunikasi.

  • Arsitektur Client-Server Telematika

  Karena keterbatasan sistem file sharing, dikembangkanlah Arsitektur Client-Server. Arsitektur Client-Server merupakan sebuah aplikasi yang bertugas untuk membagi pekerjaan antara server(penyedia layanan) dan client. Client dan server terkadang menggunakan jaringan komputer pada hardware yang terpisah. Sedangkan server dapat menjalankan satu atau lebih program untuk memberikan data-data pada client. Arsitektur client – server telematika terdiri dari 2 buah arsitektur yakni, arsitektur sisi client dan sisi servernya.
  • Arsitektur dari sisi client


Arsitektur dari sisi klien mengarah pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. Contohnya adalah JavaScript dari sisi eksekusi client dan cookie dari sisi penyimpanan pada client. Beberapa ciri khas dari sisi client, sebagai berikut :
  1. Selalu memulai permintaan ke server.
  2. Menunggu dan menerima balasan dari server.
  3. Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
  4. Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis. Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail klien, dan online chat klien.


Arsitektur dari sisi server
Pada sisi server, terdapat server Web khusus yang mengeksekusi perintah dengan menggunakan metode HTTP. Contoh dari sisi server adalah penggunaan CGI script yang tertanam di halaman HTML, hal tersebut dapat memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi. Beberapa ciri khas dari sisi server, sebagai berikut :
  1. Menunggu permintaan dari salah satu client.
  2. Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
  3. Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
  4. Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.

Client dan server dikembangkan oleh berbagai perusahaan software besar seperti Lotus, Microsoft, Novell, Baan, Informix, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan besar pada era ini.

Sumber : 
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
  2. https://sefriandewanda.blogspot.co.id/
  3. http://bimbimelevens.blogspot.co.id/2015/10/definisi-telematika-perkembangan.html
  4. https://nidafe.wordpress.com/2015/10/12/arsitektur-telematika/

Sunday, 17 April 2016

Cara memasang (crimping) kabel UTP ke RJ45

Cara memasang (crimping) kabel UTP ke RJ45

Straight dan Cross




Teman-teman dalam artikel saya akan menjelaskan cara mengcrimping kabel UTP ke RJ45 (straight dan cross). Sebelum memasang kita terlebih dahulu harus mengetahui standart pemasangannya. Standart pemasangannya ada dua, yaitu 568A dan 568B .

568A = PH, H, PO, B, PB, O, PC, C   
568B = PO, O, PH, B, PB, H, PC, C

Keterangan :
   ·         PO       : Putih Oren
   ·           O        : Oren
   ·         PH       :Putih Hijau
   ·         H         :Hijau
   ·         PB       :Putih Biru
   ·         B          :Biru
   ·         PC       :Putih Coklat
   ·         C         :Coklat

Singkat saja, sebelum kita mulai mengcrimping, terlebih dahulu harus menyiapkan beberapa peralatan:


Ø  Tang Crimping 



  Ø  Kabel UTP 


Ø  RJ45 



  Ø  Tester UTP


Lalu kita bisa mulai mengcrimping. Langkah-langkah :

  1.      Pertama siapkan kabel UTP-nya, potong sesuai yang kita inginkan. Setelah  dipotong, kita kupas kulitnya dengan menggunakan tang crimping sampai terlihat kabel bagian dalamnya, seperti pada gambar:

   


  2.      Setelah itu bongkar (kita jauhkan kabel-kabelnya agar lebih muda untuk mengurutkan. Seperti pada gambar:




  3.      Setelah itu urutkan sesuai dengan yang kita inginkan. Contoh kita ingin memasang yang versi 568B ya kita urutkan yang sesuai. Seperti pada gambar:



  4.      Setelah itu potonglah ujung-ujung kabel sampai rata dengan menggunakan tang crimping seperti pada gambar:

   


  5.      Setelah rata lalu kita masukan ke RJ45 nya . masukan dengan perlahan-lahan dan jangan sampai ada kabel yang menyilang atau terselip. Pastikan lurus dan terpasang dengan pas.



  6.      Setelah itu paskan lalu crimpinglah dengan menggunakan tang crimpingya, seperti pada gambar:
  


  7.      Dan selesai , setelah itu kabel yang ujungnya juga sama caranya tetapi jika kalian ingin memasang straight, Versinya harus sama. Dan jika cross harus berbeda salah salah satu . 



Jika kalian akan mencrimping straight, versi yang kalian pasang harus sama.
contoh :
  


Jika kalian akan mengcrimping cross, versi yang kalian pasang harus berbeda.
Contoh:



Setelah selesai kalian harus mencobanya dengan alat yang bernama tester-UTP, agar tahu apakan kabel yang kalian buat tadi sudah bisa apakah masih ada kesalahan.





Semoga membantu.

Monday, 11 April 2016

Contoh Anggaran Usaha

Dry'Clean Laundry


A.        Latar Belakang
Pada latar belakang ini, Anda bisa menjelaskan secara singkat mengenai usaha laundry kiloan, mulai dari sejarahnya, siapa yang mengawali hingga kepopuleran usaha ini. Kemudian sambung sedikit profil usaha laundry yang akan Anda buat. Lalu pada bagian tujuan dan manfaat, kita bisa menuliskan tujuan utama dari usaha laundry kiloan yang ingin dibuat serta manfaat yang nantinya akan Anda dapat.

B.        Nama Usaha
            Usaha tidak lengkap bila belum diberi nama atau sebutan untuk tempat usaha tersebut. Usaha laundry ini bertujuan meringankan tugas Anda untuk mencuci pakaian,seprai,gorden dan lain-lain. Alasan yang tepat untuk menjalankan usaha ini karena dilingkungan sekitar banyak terdapat kos-kosan dan homestay. Untuk nama yang tepat buat usaha ini adalah Dry’Clean Laundry, karena kami membuat nama usaha sesuai dengan usaha yang akan dijalankan.

C.        Tempat Usaha
            Tempat usaha yang akan kami buka ini ada pada rumah kami sendiri, suasana perkotaan dan banyak terdapat homestay. Berikut profil tempat usaha:
Nama Usaha    : Dry’Clean Laundry
Alamat             : Jl. Lend.Jend Supratman No.26. Pekanbaru,Riau.

Dry’Clean merupakan usaha yang bergerak dalam jasa pencucian pakaian. Dry’Clean menggunakan konsep “Laundry Kiloan” dimana tarif dihitung dari berat total yang akan dicuci. Sedangkan untuk seprei dan gorden dihitung satuan. Dry’Clean ini menyerap 5 tenaga kerja. Dengan rincian 1 orang sebagai admin, satu orang sebagai transportasi Laundry, dan 3 orang bertugas dibagian pencucian. Dengan jam operasional mulai buka setiap hari dari pukul 08.00 wib sampai 21.00 wib.


D.        Pegawai

Untuk menjalankan usaha ini dibutuhkan beberapa pegawai, diantaranya adalah:
·         Pendidikan minimal Smp atau sederajat.
·         Pria/Wanita usia 18-40 tahun.
·         Jujur, ramah, peduli lingkungan, bisa bekerja sama.

E.        Rincian Dana

Ø  4 Mesin Cuci                                           : Rp.8.000.000 (@Rp.2000.000)
Ø  2 Strika Baju                                            : Rp.1.000.000 (@Rp.500.000)
Ø  Listrik/bulan                                             : Rp.2.500.000
Ø  Loker Baju                                                : Rp.2.000.000
Ø  2 Meja Strika                                             : Rp.1.000.000 (@Rp.500.000)
Ø  Spanduk 2 Meter                                       : Rp.60.000
Ø  Ember besar 4 buah                                  : Rp.100.000 (@Rp.25.000)
Ø  Hanger Plastik 2 gross + jepitan baju        : Rp.200.000
Ø  Tali Rafia 3 gulung + Paku 2 kg                 : Rp.30.000
Ø  Gaji 1 orang Pegawai                                 : Rp.800.000
Ø  Timbangan 15 kg                                        : Rp.75.000
Ø  Plastik + Hanger besi 10 buah                    : Rp.100.000
Ø  Sabun cuci, pemutih dan pewangi              : Rp.200.000

Anggaran dana pembukaan Laundry lebih kurang Rp.16.065.000 (anggaran belum termasuk tempat).